Tampak bagian depan mobil kijang Innova berwarna hitam rusak parah setelah menabrak pohon di jalan provinsi ruas Bumiayu Bantarkawung, Selasa pagi (4/8/2026)).
BREBES, Brebesinfo.com – Kondisi ruas jalan provinsi Bumiayu–Bantarkawung di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak pohon di tepi jalan kawasan Cibangbung, Desa Bantarkawung, Kecamatan Bantarkawung, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kecelakaan terjadi saat kondisi jalan masih gelap menjelang pagi. Mobil diduga kehilangan kendali ketika melintas di jalan yang bergelombang. Kendaraan kemudian keluar jalur dan menghantam pohon di sisi jalan.
Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan dengan pohon.
Peristiwa ini kembali memunculkan keluhan warga. Mereka menilai ruas jalan provinsi Bumiayu–Bantarkawung sudah lama membutuhkan perbaikan. Selain bergelombang, jalan di kawasan Cibangbung juga minim lampu penerangan jalan umum.
Fani (32), warga Desa Bantarkawung yang juga sering melintas di jalur Bumiayu–Bantarkawung, mengatakan kecelakaan di Cibangbung bukan kali pertama terjadi. Menurut dia, ruas jalan tersebut sudah lama dikenal sebagai titik rawan kecelakaan.
“Di daerah Cibangbung Bantarkawung memang sering terjadi kecelakaan. Jalannya bergelombang dan lampu penerangan jalan sangat minim. Saat masih gelap, risikonya jauh lebih tinggi,” kata Fani.
Fani menjelaskan, permukaan jalan yang tidak rata membuat kendaraan mudah kehilangan keseimbangan. Kondisi itu menjadi lebih berbahaya pada malam hingga dini hari.
“Kalau masih gelap seperti tadi pagi, pengendara sering terlambat melihat kondisi jalan. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya sebelum ada korban yang lebih parah,” ujarnya.
Keluhan yang sama disampaikan tokoh pemuda Bantarkawung, Andrian Igong. Ia menilai kecelakaan di Cibangbung menjadi peringatan serius bagi pemerintah provinsi.
Menurut Andrian, perbaikan jalan tidak bisa lagi ditunda. Ia meminta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah segera memperbaiki ruas jalan tersebut.
“Saya akan meminta Bapak Gubernur Ahmad Luthfi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah agar segera memperbaiki jalan yang bergelombang serta memasang lampu penerangan jalan umum di ruas jalan provinsi Bumiayu–Bantarkawung,” kata Andrian.
Andrian menegaskan, penerangan jalan merupakan kebutuhan mendesak. Menurut dia, kombinasi jalan bergelombang dan minimnya lampu penerangan menjadi faktor yang sangat berbahaya bagi pengguna jalan.
Ia juga berencana meminta DPRD Provinsi Jawa Tengah, khususnya Komisi D, untuk turun langsung ke lapangan. Tujuannya agar anggota dewan melihat sendiri kondisi jalan dan keterbatasan fasilitas penerangan di lokasi tersebut.
“Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah perlu turun ke lapangan agar bisa melihat sendiri kondisi jalan Bumiayu–Bantarkawung. Jangan sampai perbaikan terus tertunda sementara kecelakaan masih terus terjadi,” ujarnya.
Ruas jalan Bumiayu–Bantarkawung merupakan jalur penghubung penting di wilayah Brebes Selatan. Setiap hari, jalan ini dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, dan kendaraan umum.
Warga berharap pemerintah provinsi segera memperbaiki jalan yang bergelombang dan memasang lampu penerangan jalan umum agar jalur tersebut menjadi lebih aman bagi semua pengguna jalan. (*)
