Ketua DPC PPP Brebes Kirim Excavator, Kali Poting di Siandong Mulai Dikuras

BREBES, Brebesinfo.com – Pendangkalan Kali Poting di Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, membuat kompleks makam leluhur kerap terendam banjir saat hujan. Kondisi ini mendorong warga bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Larangan melakukan pengurasan sungai.

Kegiatan tersebut melibatkan pegiat lingkungan Akhmad Soleh dan masyarakat setempat. Pengurasan dilakukan di sekitar kompleks Makam Candi, RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 03, Desa Siandong.

Sedimentasi yang semakin tebal membuat dasar kali mengalami pendangkalan. Bahkan, tumpukan tanah di aliran sungai disebut hampir sejajar dengan area pemakaman. Akibatnya, air mudah meluap ketika hujan turun.

Untuk memperlancar pekerjaan, Ketua DPC PPP Kabupaten Brebes, Ajie Fajar Islam Ardian, mengirimkan satu unit excavator. Bantuan alat berat tersebut mendukung upaya warga dalam membersihkan endapan tanah yang menghambat aliran Kali Poting.

Ketua PAC PPP Larangan, Falahudin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mengapresiasi respons cepat Ketua DPC PPP Brebes setelah menerima laporan mengenai kondisi sungai.

“Alhamdulillah, laporan kami langsung direspons Ketua DPC. Beliau langsung mengirim satu unit excavator. Ini bukti Ketua DPC PPP Brebes tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga membantu kebutuhan rakyat,” ujar Falahudin.

Menurut Falahudin, kegiatan ini mengedepankan semangat gotong royong. PAC PPP Larangan bersama Akhmad Soleh dan warga berupaya mengatasi persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kompleks pemakaman.

Kepala Desa Siandong, Tahmid Faiq, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan dan keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.

“Atas nama warga Siandong, kami mengucapkan terima kasih kepada PAC PPP Larangan dan khususnya Ketua DPC PPP Brebes yang sudah mengirimkan excavator. Bantuan ini sangat meringankan warga,” kata Tahmid Faiq.

Sementara itu, pegiat lingkungan Akhmad Soleh mengatakan pengurasan Kali Poting penting dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus merawat lingkungan di sekitar makam leluhur.

Ia berharap kegiatan normalisasi tersebut dapat membantu mengurangi genangan air yang selama ini terjadi saat hujan. Dengan begitu, kompleks pemakaman bisa lebih terjaga dan warga tidak terus dihantui persoalan banjir.

Upaya ini juga menjadi contoh kolaborasi antara masyarakat, pegiat lingkungan, pemerintah desa, dan organisasi kemasyarakatan dalam menangani persoalan lingkungan di wilayah setempat.

Related Posts

Berita Lainnya