KENDAL, Brebesinfo.com – Gelaran KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi ajang balap motor trail ekstrem yang membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.
Selama tiga hari pelaksanaan, acara ini diikuti lebih dari 1.500 pembalap dari 19 negara, serta melibatkan total sekitar 8.000 orang, termasuk kru, penonton, dan pelaku UMKM.
Koordinator panitia, Lau Aguan, mengatakan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Mereka datang dari berbagai negara seperti Iran, Spanyol, Inggris, Meksiko, Rusia, dan Malaysia.
“Ini bukan hanya event balap biasa. Ini sudah berskala internasional. Dampaknya sangat terasa, terutama untuk pelaku usaha lokal,” ujarnya, Minggu (6/7/2025).
Peserta dari Iran, Darius, bahkan menyebut event di Kendal ini sudah sekelas kejuaraan dunia. Ia berharap suatu hari bisa mengikuti World Championship Series.
“Semua bagus, suasana dan dukungan penonton luar biasa. Saya sangat terkesan,” katanya.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga hadir dan mengapresiasi pelaksanaan event tersebut. Menurutnya, Enduro di Kendal tak hanya soal olahraga, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata lokal.
“UMKM jalan, hotel penuh, rumah warga jadi penginapan pembalap. Ini contoh bagaimana olahraga bisa gerakkan ekonomi daerah,” tegas Luthfi.
Hal senada disampaikan oleh Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI AL (KSAL), yang juga hadir di lokasi. Ia berharap event ini bisa jadi agenda rutin tahunan dan digelar bergilir di berbagai daerah.
Pelaku UMKM juga ikut merasakan manfaat langsung. Salah satunya Webi, pedagang kaos dan minuman di area sirkuit Kuari Sumberejo, Kaliwungu, yang mengaku dagangannya laris selama event berlangsung.
“Ramai banget, jualan jadi cepat habis. Harapannya bisa sering ada event kayak gini,” katanya.(*)