Musancab PPP Brebes Perkuat Konsolidasi, Bidik Suara Pemilu 2029

BREBES – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Brebes menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab), Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi PPP Brebes untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.

Musancab diikuti jajaran pengurus partai dari berbagai tingkatan. Hadir pula Sekretaris Jenderal DPW PPP Jawa Tengah, H. Muhamad Naryoko, SmFil.I, M.S.I.

Ketua DPC PPP Kabupaten Brebes, Ajie Fajar Islam Ardian, SH, mengatakan Musancab tidak boleh hanya menjadi agenda rutin organisasi.

Menurutnya, konsolidasi harus menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur sekaligus membangun basis suara PPP di tengah masyarakat.

“Kami tidak dapat mengandalkan struktur formal saja. Setiap kader harus menjadi perpanjangan tangan partai di masyarakat, membawa pesan PPP dengan karya nyata dan dedikasi,” kata Ajie.

Ia menjelaskan, PPP Brebes menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi Pemilu 2029.

Salah satunya meningkatkan perolehan suara dan keterwakilan kursi di setiap daerah pemilihan (dapil).

Selain itu, PPP juga akan memperkuat pendekatan kepada pemilih muda dan generasi Z melalui program yang inovatif serta komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Mesin partai harus menjadi instrumen mobilisasi yang efektif di lapangan. Kerja politik harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan, bukan hanya menjelang pemilu,” ujarnya.

Target Perkuat Basis hingga Tingkat TPS

Sekretaris Jenderal DPW PPP Jawa Tengah, H. Muhamad Naryoko, SmFil.I, M.S.I, menegaskan bahwa kemenangan dalam pemilu tidak bisa dibangun secara instan.

Menurutnya, kekuatan partai harus dimulai dari tingkat akar rumput atau grassroot.

“Setiap pengurus, dari DPC hingga ranting, bertanggung jawab membangun basis suara di wilayahnya. Target minimal adalah setiap pengurus mampu mengamankan dukungan dari TPS atau lingkungan tempat tinggalnya,” kata Naryoko.

Ia juga meminta kader PPP tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk tidak bergerak.

Naryoko mendorong pengurus memulai kegiatan dari hal-hal sederhana yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Mulailah dengan apa yang ada, lakukan kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dan dukungan akan mengalir secara alami,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPW PPP Jawa Tengah siap memberikan dukungan finansial maupun teknis terhadap berbagai kegiatan dan inisiatif yang dinilai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

PPP Ingin Hadir Sepanjang Tahun

Melalui Musancab tersebut, PPP Kabupaten Brebes berharap terjadi perubahan dalam pola kerja organisasi di seluruh tingkatan.

Partai berlambang Ka’bah itu ingin memastikan mesin organisasi tidak hanya aktif ketika memasuki momentum pemilu.

PPP Brebes menargetkan kehadiran kader dan pengurus di tengah masyarakat dapat dirasakan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

Ajie mengatakan Musancab menjadi titik awal bagi seluruh jajaran PPP Brebes untuk bekerja lebih terukur dan konsisten.

“Dari sini, kita bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras, dan membuktikan bahwa PPP adalah pilihan tepat untuk masa depan Brebes dan Indonesia,” tegasnya.

Dengan penguatan konsolidasi antara DPC PPP Kabupaten Brebes dan DPW PPP Jawa Tengah, PPP berharap struktur partai semakin solid dan mampu menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029.(*)