Pemkab Brebes dan Baznas Salurkan Bantuan Gizi untuk 45 Balita Stunting di Bulakamba

BREBES, Brebesinfo.com – Pemerintah Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Baznas Brebes menyalurkan paket gizi berupa makanan tambahan, susu, dan telur untuk 45 balita dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Kegiatan ini berlangsung di Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Jumat (22/8/2025).

Program Genting menargetkan 30 balita dari Desa Tegalglagah dan 15 balita dari Desa Petunjungan. Total nilai bantuan dari Baznas mencapai Rp133 juta lebih, dan akan diberikan selama 180 hari ke depan.

Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, bersama Ketua Baznas Brebes, Kepala Bapperida, Kepala DP3KB, Camat, dan kepala desa setempat.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk 45 balita stunting berupa nutrisi (makanan tambahan), susu, dan telur untuk 180 hari ke depan, melalui Program Baznas Peduli,” ujar Wakil Bupati Brebes Wurja SE.

Wurja menambahkan bahwa program Genting bertujuan membantu keluarga yang berisiko stunting melalui semangat gotong royong. Fokusnya mencakup ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan balita di bawah dua tahun (baduta).

“Pemkab Brebes berkomitmen menyukseskan program Genting. Mari kita dukung dan berkontribusi pada gerakan ini guna mewujudkan anak-anak yang sehat, cerdas, dan menjadi harapan bangsa,” kata Wurja.

Ketua Baznas Brebes, H Abdul Haris, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Baznas dan BKKBN dalam mendukung program Genting adalah wujud Gerakan Nasional Penuntasan Stunting. Dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dari masyarakat dan ASN dihimpun dan disalurkan untuk bantuan gizi.

“Dana ZIS kami manfaatkan untuk memberikan bantuan nutrisi seperti susu dan telur kepada anak-anak yang berisiko stunting,” ungkap Abdul Haris.

Camat Bulakamba, Setiawan Adi Nugroho, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Genting di Desa Tegalglagah dan Desa Petunjungan. Ia menyampaikan perkembangan gizi para penerima bantuan kepada pihak kecamatan.

“Dari 30 anak di Desa Tegalglagah, 25 menunjukkan peningkatan gizi, dan satu anak sudah lulus dari kategori stunting. Namun lima anak mengalami penurunan karena sering sakit,” ungkapnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *