BREBES, Brebesinfo.com – Menurunkan berat badan bukan hanya soal olahraga dan pola makan, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan di pagi hari. Beberapa rutinitas yang sering dianggap sepele ternyata dapat membuat berat badan sulit turun. Berikut beberapa kebiasaan yang perlu dihindari agar program diet lebih efektif.
1. Kurang Tidur
Tidur yang cukup sangat penting untuk metabolisme tubuh. Saat seseorang kurang tidur, tubuh memproduksi lebih banyak hormon ghrelin yang meningkatkan rasa lapar. Sebaliknya, produksi hormon leptin yang bertanggung jawab atas rasa kenyang menurun.
Akibatnya, seseorang cenderung makan lebih banyak dan memilih makanan tinggi kalori untuk menggantikan energi yang kurang. Kurang tidur juga bisa memperlambat metabolisme, membuat tubuh lebih sulit membakar lemak.
2. Melewatkan Sarapan
Banyak orang berpikir melewatkan sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Faktanya, tubuh yang tidak mendapatkan asupan energi di pagi hari justru akan memperlambat metabolisme untuk menghemat energi.
Tanpa sarapan, rasa lapar akan meningkat di siang hari, yang berpotensi membuat seseorang makan lebih banyak atau mengonsumsi makanan tidak sehat. Sarapan dengan protein dan serat dapat membantu menjaga keseimbangan energi sepanjang hari.
3. Tidak Terpapar Sinar Matahari
Paparan sinar matahari pagi membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yang berperan dalam metabolisme dan keseimbangan energi. Sinar matahari juga meningkatkan produksi serotonin, hormon yang membantu mengontrol nafsu makan.
Kurangnya paparan sinar matahari dapat mengganggu produksi hormon yang berperan dalam pengaturan berat badan. Studi menunjukkan bahwa orang yang rutin terkena sinar matahari pagi cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih sehat.
4. Konsumsi Makanan Tinggi Gula di Pagi Hari
Sarapan dengan makanan tinggi gula, seperti roti manis atau sereal dengan kadar gula tinggi, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Ini diikuti oleh penurunan drastis yang membuat tubuh cepat lapar kembali.
Akibatnya, seseorang lebih cenderung mengonsumsi camilan atau makan dalam porsi besar sepanjang hari. Sebaiknya, pilih sarapan yang mengandung protein, serat, dan lemak sehat agar energi lebih stabil.
5. Tidak Minum Air Putih
Minum air putih di pagi hari membantu menghidrasi tubuh dan meningkatkan metabolisme. Saat tubuh mengalami dehidrasi, proses pembakaran kalori bisa melambat hingga 30 persen.
Selain itu, rasa haus sering disalahartikan sebagai rasa lapar, yang membuat seseorang lebih banyak makan meskipun tubuh sebenarnya hanya membutuhkan cairan. Mulailah hari dengan segelas air putih untuk membantu tubuh bekerja optimal.
6. Tidak Bergerak di Pagi Hari
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau peregangan di pagi hari dapat membantu membakar kalori dan meningkatkan energi. Gerakan ringan juga membantu meningkatkan sirkulasi darah dan membangunkan sistem metabolisme tubuh.
Sebaliknya, kebiasaan duduk terlalu lama tanpa aktivitas bisa memperlambat metabolisme dan meningkatkan risiko penumpukan lemak. Cobalah untuk aktif bergerak, bahkan jika hanya berjalan kaki selama 10-15 menit setelah bangun tidur.
Mengubah kebiasaan kecil di pagi hari bisa berdampak besar pada proses penurunan berat badan. Dengan tidur yang cukup, sarapan sehat, terpapar sinar matahari, dan menjaga hidrasi tubuh, program diet akan lebih efektif dan berat badan lebih mudah dikendalikan.