JAKARTA, Brebesinfo.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaporkan penurunan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kecelakaan menurun sebesar 31,37% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga turun 32%.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, mengungkapkan bahwa berbagai langkah strategis yang telah disiapkan berkontribusi besar dalam mengurangi angka kecelakaan tahun ini. Peningkatan pengawasan di jalur utama serta optimalisasi rekayasa lalu lintas dinilai efektif dalam menjaga kelancaran perjalanan pemudik.
“Tahun 2024 tercatat 2.152 kecelakaan, sedangkan pada 2025 jumlahnya menurun menjadi 1.477. Ini menunjukkan efektivitas strategi yang telah kami terapkan,” ujar Irjen Agus, Senin (31/3/2025).
Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan angka kecelakaan adalah penerapan sistem one way dan contra flow di jalur-jalur padat kendaraan. Dengan sistem ini, kepadatan lalu lintas dapat dikendalikan lebih baik sehingga risiko kecelakaan berkurang.
Selain itu, Polri juga menggencarkan kampanye keselamatan berkendara sebelum musim mudik dimulai. Sosialisasi melalui berbagai media serta imbauan langsung di lapangan membantu meningkatkan kesadaran pemudik akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
“Kami bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan perjalanan mudik lebih aman. Koordinasi yang baik ini turut berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan,” jelasnya.
Kakorlantas menambahkan, peningkatan jumlah pos pengamanan dan layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik juga berperan dalam mengurangi fatalitas kecelakaan. Dengan adanya fasilitas tersebut, pemudik yang mengalami gangguan kesehatan dapat segera ditangani sebelum terjadi insiden di jalan.
Irjen Agus juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama perjalanan arus balik yang diprediksi akan terjadi pada 5-7 Mei 2025. Menurutnya, kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat arus balik, sehingga pemudik disarankan untuk beristirahat cukup sebelum melanjutkan perjalanan.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami harap para pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat,” tutupnya.(*)