Arisan Bodong Rp20 Miliar di Lamongan Terbongkar, Polisi Tangkap Wanita Muda di Bandara Juanda

LAMONGAN, Brebesinfo.com – Kasus arisan bodong dengan nilai kerugian fantastis berhasil diungkap Polres Lamongan. Seorang wanita muda berinisial ENZ (27) warga Desa Sugihan, Kecamatan Solokuro, ditangkap di Bandara Internasional Juanda saat hendak kabur ke Malaysia.

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan, ENZ sempat dua kali mangkir dari panggilan polisi sebelum akhirnya dibekuk. Modusnya, tersangka mengunggah story di WhatsApp untuk mencari member arisan dengan iming-iming keuntungan besar, mulai 40% hingga 100% dalam waktu tertentu.

“Setelah ada member baru, uang mereka dipakai tersangka untuk membayar member lama beserta keuntungannya,” ujar AKBP Agus saat konferensi pers di Polres Lamongan, Rabu (27/8/2025).

Dalam pengungkapan ini, polisi menyita uang Rp508,8 juta yang disimpan di sebuah KSP, surat pembelian tanah senilai Rp85 juta, satu unit motor, sepeda anak, dua paspor atas nama tersangka dan anaknya, lima cincin emas, serta beberapa tas bermerek Gucci, Dior, En-Ji, dan Jimshoney.

Selain itu, turut diamankan buku rekap arisan, rekening koran, handphone, hingga sebuah piala bertuliskan Owner Arisan Ter Luv Luv Ter Amanah Sejagat Indonesia Raya.

“Hasil penyelidikan, tersangka menipu 144 orang dengan total kerugian mencapai Rp20 miliar,” tegas AKBP Agus.

Atas perbuatannya, ENZ dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Kapolres Lamongan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran arisan atau investasi yang tidak jelas legalitasnya.

“Kami ingatkan jangan mudah tergiur. Pastikan dulu kejelasan penyelenggaranya. Bila menemukan indikasi penipuan berkedok arisan, segera lapor ke kantor polisi terdekat,” tegasnya.

AKBP Agus menambahkan, masyarakat harus lebih bijak mengelola keuangan. “Jangan percaya dengan ajakan arisan atau investasi tanpa dasar hukum yang jelas. Lindungi diri dan keluarga dari potensi penipuan,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *