Agung Widyantoro Ketua Komisi X DPR RI Dorong Perpustakaan Jadi Kunci Peningkatan Literasi dan SDM

Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro saat kunjungan spesifik Komisi X DPR RI ke Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, (20/8). Foto : dpr.go.id

SEMARANG – Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro mendorong pemerintah daerah memperkuat peran perpustakaan sebagai bagian strategis dalam pembangunan daerah.

Menurut Agung, perpustakaan tidak seharusnya hanya dipandang sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku. Lebih dari itu, perpustakaan dapat menjadi pusat pengetahuan yang berperan meningkatkan literasi, kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga indeks pembangunan manusia (IPM).

Hal tersebut disampaikan Agung saat memimpin Kunjungan Spesifik Komisi X DPR RI ke Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Kamis (20/8/2026).

Agung mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap pengembangan perpustakaan dan literasi. Namun, ia meminta perhatian serupa juga diperkuat di tingkat kabupaten dan kota.

Agung menilai masih ada pemerintah daerah yang belum memberikan prioritas memadai terhadap perpustakaan dalam struktur organisasi perangkat daerah (OPD).

Padahal, keberadaan perpustakaan memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas pendidikan, budaya literasi, dan SDM masyarakat.

“Kita ingin membangun indeks pembangunan manusia, pendidikan yang setara, dan sumber daya manusia. Namun, kebijakan para kepala daerah dalam menempatkan perpustakaan sebagai organisasi di satuan kerja tertentu sepertinya belum mendapatkan banyak prioritas,” ujar Agung.

Agung Minta Perpustakaan Dikelola SDM Kompeten

Agung juga meminta kepala daerah memastikan pengelolaan perpustakaan dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidangnya.

Menurutnya, pengelolaan yang profesional diperlukan agar perpustakaan mampu berkembang menjadi pusat pengetahuan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kita meminta kepada para kepala daerah agar menyiapkan kebijakan supaya organisasi perpustakaan dipegang oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidangnya, yang memang layak memimpin institusi tersebut,” tegasnya.

Agung menambahkan, penguatan perpustakaan dapat menjadi stimulus bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk membangun ekosistem literasi di daerah masing-masing.

Perpustakaan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, kata dia, dapat menjadi salah satu daya ungkit dalam mendukung pembangunan daerah.

Agung Widyantoro Soroti Literasi di Brebes

Agung juga mencontohkan Kabupaten Brebes yang masih menghadapi persoalan kemiskinan ekstrem.

Menurutnya, peningkatan indeks pembangunan literasi perlu terus diupayakan agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas masyarakat dan pembangunan daerah.

“Harapan kami, dengan indeks pembangunan literasi yang ada ini bisa menjadi acuan kita bersama untuk mendongkrak angka kemiskinan yang ada di salah satu kabupaten di Jawa Tengah,” ujarnya.

Agung menegaskan penguatan perpustakaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia berharap paradigma terhadap perpustakaan dapat berubah. Perpustakaan tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi buku, tetapi berkembang menjadi pusat pengetahuan sekaligus penggerak peningkatan literasi dan kualitas SDM di daerah.(*)

Related Posts

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *